GANGGUAN PSIKOLOGIS ANAK

11 05 2010
Selasa, 11 Mei 2010

Gangguan Psikologi Anak

Gangguan psikologi anak tentunya tidaklah diharapkan oleh semua orang tua. Anak sebagai buah hati dalam sebuah keluarga semestinya akan dirawat oleh orangtuanya secara maksimal dan penuh dengan kesabaran agar terhindar dari permasalahan diatas, dalam kehidupan anak banyak gangguan atau hal hal yang negative terjadi yang mampu mempengaruhi sisi psikologis pada anak tersebut, beberapa efek pasikologi yang negatif tersebut dapat membuat permasalahan yang cukup serius bagi perkembangan anak tersebut. Dengan begitu, orang tua haruslah tau langkah maupun cara jika gangguan psikologi anak menyerang anak anak kita agar dapat sembuh dari gangguan psikologi anak yang terlanjur menjangkiti pada anak.
Gangguan psikologi anak dapat di sembuhkan dengan mudah dan singkat yaitu seperti yang digambarkan di bawah ini:

EFT

Emotional Freedom Technique (EFT) adalah sebuah terapi psikologi praktis yang dapat menangani banyak penyakit, baik itu penyakit fisik dan penyakit psikologis (masalah pikiran dan perasaan). Dapat dikatakan EFT adalah versi psikologi dari terapi akupunktur yang menggunakan jarum.

EFT tidak menggunakan jarum, melainkan dengan menyelaraskan sistem energi tubuh pada titik-titik meridian di tubuh Anda, dengan cara mengetuk (tapping) dengan ujung jari. Teknik ini sangat mudah dipelajari dan dapat diterapkan di mana saja, untuk siapa saja.

Menurut teori ilmu EFT, penyebab segala macam emosi negatif adalah terganggunya sistim energi tubuh. Dan emosi-emosi negatif yang tak terselesaikan, menjadi penyebab utama pada hampir semua penyakit fisik kita. Sedangkan praktek-praktek penyembuhan barat sekarang ini masih mengabaikan fakta bahwa emosi negatif adalah penyebab dari 85% penyakit fisik. Dan itulah mengapa EFT sering kali berhasil pada kasus-kasus yang tidak dapat ditangani dengan terapi atau pengobatan konvensional.

Beberapa masalah yang bisa diselesaikan dengan EFT antara lain: Kecemasan, Kemarahan, Compulsive Behavior, Panic disorder, Kecanduan (rokok atau obat-obatan), Stress dan Depresi, Trauma, Ketakutan dan Phobia (ketinggian, binatang, atau benda tertentu), Kecemasan di tempat umum, Ketakutan berbicara di depan umum, Sakit Kepala / Migren, Menghilangkan keyakinan negatif, Perasaan malu / bersalah, Insomnia, Kekecewaan atau sakit hati, Peak Performance, Masalah seksual, Masalah pada anak atau wanita, Kanker, Allergi dan masalah lainnya.

Prinsip Kerja EFT

EFT merupakan teknik akupuntur versi emosional. Berbeda dengan teknik akupuntur pada umumnya yang menggunakan jarum, EFT menggunakan tapping (ketukan ringan) dengan jari di 18 titik meredian tubuh untuk mengatasi hampir semua hambatan emosi dan fisik. Delapan belas saja? Ya, memang hanya ada 18 titik yang perlu pelajari dalam EFT. Anda tidak perlu mempelajari 300 titik akupuntur yang menggunakan jarum.

Ketika seseorang mengalami hambatan emosional seperti marah, kecewa, sedih, cemas, stress, trauma dsb., aliran energi di dalam tubuh yang melalui titik meredian tubuh akan terganggu. Dan untuk menghilangkan hambatan-hambatan emosi di atas, kita perlu memperbaiki gangguan aliran di titik meredian dengan cara mengetukkan jari dengan cara tertentu sesuai teknik EFT.

Kelebihan EFT dibandingkan teknik terapi lainnya adalah :

  • Menyembuhkan dengan sangat cepat. Anda tidak perlu menghabiskan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk menyembuhkan gangguan emosional yang bisa lenyap dalam hitungan menit atau jam dengan EFT.
  • Sering kali EFT hanya membutuhkan satu atau dua sesi saja untuk mendapatkan kesembuhan, dan kadang-kadang terjadi dengan seketika.
  • Begitu emosi negatif sudah dapat dihilangkan dengan EFT, maka masalah-masalah fisik mulai hilang dengan sendirinya. Menurut pengalaman para pengguna EFT, sakit migraine puluhan tahun, sakit punggung, kanker dan gejala-gejalanya, komplikasi ginjal, lever, dan maag bisa membaik kurang dari dua minggu.
  • Walaupun EFT tidak bekerja 100%. Tetapi biasanya bekerja baik dan hasilnya kadang-kadang spektakuler.
  • EFT sangat lembut dan sering mencapai penyembuhan dengan sedikit atau tidak ada rasa sakit sama sekali.
  • Tidak memerlukan alat bantu peraga, jarum, obat-obatan, herbal.
  • Didukung oleh sejumlah penelitian ilmiah
  • Digunakan oleh lebih dari 100.000 praktisi di seluruh dunia
  • EFT sangat sederhana dan mudah dipelajari, bahkan anak-anak pun bisa melakukan teknik EFT sendiri.
  • Teknik penyembuhan konvensional hanya mengatasi hambatan fisik. Tapi EFT dapat mengatasi baik hambatan-hambatan fisik dan emosional.
  • EFT dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
  • EFT bersifat kompatibel dan tidak bertentangan dengan penyembuhan medis. Tetapi EFT dapat membantu percepatan proses penyembuhan medis.
  • Dapat digunakan untuk menterapi diri sendiri dan orang lain
Semoga dengan langkah diatas gangguan psikologi anak dapat minimalisir dan disembuhkan agar anak anak kita kembali sehat tanpat adanya kekurangan seuatu apa.




PENYEBAB PERCERAIAN

11 05 2010

Selasa, 11 Mei 2010

faktor penyebab perceraian


Dalam kehidupan rumah tangga tentunya terdapat berbagai romantika kehidupan yang mewarnai jalannya suatu pernikahan, dari yang menyenangkan atau bahagia hingga hal hal yang buruk hingga perceraian. Salah satu kejadian tragis yang saat ini sering terjadi di banyak pernikahan adalah terjadinya perceraiaan. Ada berbagai faktor penyebab perceraian hingga berbagai alasan yang mendasari terjadinya suatu perceraiaan yang nota bene merupakan suatu yang dibenci oleh Tuhan.

faktor penyebab perceraian antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Ketidakharmonisan dalam rumah tangga : Alasan tersebut di atas adalah alasan yang paling kerap dikemukakan oleh pasangan suami – istri yang akan bercerai. Ketidakharmonisan bisa disebabkan oleh berbagai hal antara lain, krisis keuangan, krisis akhlak, krisis kepercayaan terhadap pasangan hidup, dan adanya orang ketiga. Dengan kata lain, istilah keharmonisan adalah terlalu umum sehingga memerlukan perincian yang lebih mendetail.
  2. Krisis moral dan akhlak : Selain ketidakharmonisan dalam rumah tangga, perceraian juga sering memperoleh landasan berupa krisis moral dan akhlak, yang dapat dilalaikannya tanggung jawab baik oleh suami ataupun istri, poligami yang tidak sehat, penganiayaan, pelecehan dan keburukan perilaku lainnya yang dilakukan baik oleh suami ataupun istri, misal mabuk, berzinah, terlibat tindak kriminal, bahkan utang piutang.
  3. Perzinahan : Di samping itu, masalah lain yang dapat mengakibatkan terjadinya perceraian adalah perzinahan, yaitu hubungan seksual di luar nikah yang dilakukan baik oleh suami maupun istri.
  4. Pernikahan tanpa cinta: Alasan lainnya yang kerap dikemukakan oleh suami dan istri, untuk mengakhiri sebuah perkawinan adalah bahwa perkawinan mereka telah berlangsung tanpa dilandasi adanya cinta. Untuk mengatasi kesulitan akibat sebuah pernikahan tanpa cinta, pasangan harus merefleksi diri untuk memahami masalah sebenarnya, juga harus berupaya untuk mencoba menciptakan kerjasama dalam menghasilkan keputusan yang terbaik.
  5. Adanya masalah-masalah dalam perkawinan: Dalam sebuah perkawinan pasti tidak akan lepas dari yang namanya masalah. Masalah dalam perkawinan itu merupakan suatu hal yang biasa, tapi percekcokan yang berlarut-larut dan tidak dapat didamaikan lagi secara otomatis akan disusul dengan pisah ranjang. Langkah pertama dalam menanggulangi sebuah masalah perkawinan adalah :
  • Adanya keterbukaan antara suami – istri
  • Berusaha untuk menghargai pasangan
  • Jika dalam keluarga ada masalah, sebaiknya diselesaikan secara baik-baik
  • Saling menyayangi antara pasangan
Semoga dengan tulisan tentang faktor penyebab perceraiaan diatas dapat menjadi renungan bagi kita (yang telah menikah )untuk lebih meningkatkan atau menjaga hubungan suami istri agar langgeng dan terhindar dari perceraian.





SENI DALAM KOMUNIKASI

11 05 2010

SENI DALAM KOMUNIKASI

Ratusan buku canggih yang telah ditulis megenai aspek-aspek dalam berkomunikasi. beberapa publikasi menempatkan penekanan pada komunikasi interpersonal, yang lainnya terutama berurusan dengan dinamika-dinamika komunikasi kelompok, masih yang lainnya memusatkan pada komunikasi dalam organisasi. hanya beberapa yang mengkhususkan pada pembicaraan publik.

Sudah jelas, sulit untuk menjadi seorang komunikator bintang/ top. bagi sebagian besar pegawai, komunikasi yang baik terutama diberikan dalam mengusahakan orang agar tetap mendapatkan informasi. ini berarti rekan kerja, para atasan, keluarga dan kawan-kawan. Bukan satu tugas yang mudah.

Orang-orang yang dinilai tinggi sebagai komunikator tidak enggan untuk berbicara. Merekabisa menyatakan dalam kata-kata tentang perasaan mereka. Komunikator yang baik tidak menyembunyikan informasi yang penting kepada yang lainnya; mereka dengan cepat memperbaiki salah pengertian melalui komunikasi-komunikasi, dan mungkin yang paling penting dari semuanya, mereka mendengar. Komunikator yang baik mengenal bahwa orang lain perlu mengerti sepenuhnya, sehingga mereka merasa sebagai bagian dari hal tersebut. Komunikator yang baik akan menerima kenyataan bahwa komunikasi adalah darah kehidupan dari hubungan sesama manusia. Pendeknya, kalau anda ingin benar-benar berhubungan baik dengan orang lain, anda perlu berkomunikasi secara efektif dengan mereka.

Sebagai satu aturan umum, yang berikut ini adalah benar:

  • Orang-orang yang tenang, introspektif, tertutup, sering berdiam dalam ruang lingkup mereka dan berkomunikasi hanya sedikit. Jadi, meskipun mereka mungkin mempunyai banyak hal yang bisa mereka sumbangkan, mereka seringkali disalah mengerti dalam pergaulan.
  • Orang-orang yang banyak berkata, tegas, terbuka, sering berbicara terlalu banyak dan kadang terlalu memaksa. Jadi, mereka mengambil resiko menyinggung perasaan orang lain.

Seorang komunikator yang baik mampu membuat oarang tetap mendapat informasi dalam caranya yang peka tanpa merusak hubungan.





Apa harga diri itu?

11 05 2010

HARGA DIRI

Harga diri adalah cara anda menilai diri anda sendiri. bila anda memandang diri anda sebagai seorang yang rendah dibandingkan dengan orang lain, atau karena memiliki rasa percaya diri yang kecil dalam mengerjakan sesuatu hal setiap hari, anda kekurangan rasa harga diri. Kalau, sebaliknya, anda penuh percaya diri dan menganggap diri anda sebagai orang yang kompeten dalam hampir semua situasi, anda memiliki rasa harga diri yang baik. Mereka yang dianggap memiliki harga diri tinggi seringkali dipilih sebagai pemimpin tatkala mereka diberikan kesempatan untuk itu.

Harga diri diterjemahkan menjadi nilai diri. Apabila anda memberikan nilai tinggi pada diri anda sebagai seorang manusia, anda menghargai kemampuan dan ketrampilan anda, dan anda mempunyai kepercayaan diri dalam meraih apa yang bisa anda peroleh. kalau anda mempunyai harga diri, anda tidak akan mundur dari tantangan-tantangan yang akan dihadapi. anda seorang profesional.

Pendidikan dapat membantu memberi harga diri pada setiap orang. Sebagai contoh, mereka yang sekolah di akademi sering terlihat lebih memiliki harga diri dibandingkan mereka yang tidak mempunyai pendidikan akademi. Tapi tidak selalu. Banyak orang yang berpendidikan bukan akademi, melainkan melalui pengalaman dan peningkatan diri, memperlihatkan peningkatan yang lebih tinggi dalam hal harga diri dibandingkan dengan mereka yang memiliki gelar pendidikan.

Dengan memiliki derajat tinggi dalam hal harga diri biasanya membuat seseorang merasa nyaman dan aman dalam hidup, yang tercermin sendiri dalam sikap yang positif dan percaya diri. Ini adalah kabar baik, namun orang yang berpikir baik tentang dirinya sendiri masih memerlukan untuk menjadi peka pada saat membentuk hubungan dengan orang lain.

HARGA DIRI merupakan komoditi berharga yang perlu keseimbangan dalam kehidupan antarmanusia.





konsep diri

11 05 2010

KONSEP DIRI

Masalah-masalah rumit yang dialami manusia, seringkali dan bahkan hampir semua, sebenarnya berasal dari dalam diri. Mereka tanpa sadar menciptakan mata rantai masalah yang berakar dari problem konsep diri. Dengan kemampuan berpikir dan menilai, manusia malah suka menilai yang macam-macam terhadap diri sendiri maupun sesuatu atau orang lain – dan bahkan meyakini persepsinya yang belum tentu obyektif. Dari situlah muncul problem seperti inferioritas, kurang percaya diri, dan hobi mengkritik diri sendiri. Artikel berikut akan mengulas tentang konsep diri, apa dan bagaimana konsep diri berpengaruh terhadap munculnya problem yang dialami manusia sehari-hari.

Konsep diri dapat didefinisikan secara umum sebagai keyakinan, pandangan atau penilaian seseorang terhadap dirinya. Seseorang dikatakan mempunyai konsep diri negatif jika ia meyakini dan memandang bahwa dirinya lemah, tidak berdaya, tidak dapat berbuat apa-apa, tidak kompeten, gagal, malang, tidak menarik, tidak disukai dan kehilangan daya tarik terhadap hidup. Orang dengan konsep diri negatif akan cenderung bersikap pesimistik terhadap kehidupan dan kesempatan yang dihadapinya. Ia tidak melihat tantangan sebagai kesempatan, namun lebih sebagai halangan. Orang dengan konsep diri negatif, akan mudah menyerah sebelum berperang dan jika gagal, akan ada dua pihak yang disalahkan, entah itu menyalahkan diri sendiri (secara negatif) atau menyalahkan orang lain.
Sebaliknya seseorang dengan konsep diri yang positif akan terlihat lebih optimis, penuh percaya diri dan selalu bersikap positif terhadap segala sesuatu, juga terhadap kegagalan yang dialaminya. Kegagalan bukan dipandang sebagai kematian, namun lebih menjadikannya sebagai penemuan dan pelajaran berharga untuk melangkah ke depan. Orang dengan konsep diri yang positif akan mampu menghargai dirinya dan melihat hal-hal yang positif yang dapat dilakukan demi keberhasilan di masa yang akan datang.

KONSEP DIRI POSITIF

Anda memiliki penilaian POSITIF pada diri Anda sendiri. Anda mengenal diri Anda secara baik. Anda memiliki penerimaan diri yang kualitasnya lebih mungkin mengarah ke kerendahan hati dan ke kedermawanan. Anda dapat menyimpan informasi tentang diri sendiri – informasi negatif maupun positif. Anda seorang yang optimis, penuh percaya diri, dan selalu bersikap positif terhadap segala sesuatu, juga terhadap kegagalan yang dialaminya. Anda menganggap hidup adalah suatu proses penemuan. Anda berharap kehidupan dapat membuat diri Anda senang, dapat memberikan kejutan, dan memberikan imbalan. Dengan menerima semua keadaan diri Anda maka Anda juga dapat menerima semua keadaan orang lain. Dalam mengekspresikan diri anda selalu tampil oke karena anda mengetahui kekuatan dan kelemahan diri anda. untuk mencapai ini butuh proses demi proses untuk mencapainya. Satu hal yang perlu anda miliki dalam proses ini adalah ketekunan dan berani menghadapi rasa sakit.

Mulai sekarang….

Ubahlah dan kembangkan konsep-diri Anda, langkah-langkah yang perlu diambil untuk memiliki konsep diri yang positif :

1. Bersikap obyektif dalam mengenali diri sendiri

Jangan abaikan pengalaman positif atau pun keberhasilan sekecil apapun yang pernah dicapai. Lihatlah talenta, bakat dan potensi diri dan carilah cara dan kesempatan untuk mengembangkannya. Janganlah terlalu berharap bahwa Anda dapat membahagiakan semua orang atau melakukan segala sesuatu sekaligus.

“You can’t be all things to all people, you can’t do all things at once, you just do the best you could in every way….”

2. Hargailah diri sendiri

Tidak ada orang lain yang lebih menghargai diri kita selain diri sendiri. Jikalau kita tidak bisa menghargai diri sendiri, tidak dapat melihat kebaikan yang ada pada diri sendiri, tidak mampu memandang hal-hal baik dan positif terhadap diri, bagaimana kita bisa menghargai orang lain dan melihat hal-hal baik yang ada dalam diri orang lain secara positif. Jika kita tidak bisa menghargai orang lain, bagaimana orang lain bisa menghargai diri kita ???

3. Jangan memusuhi diri sendiri

Peperangan terbesar dan paling melelahkan adalah peperangan yang terjadi dalam diri sendiri. Sikap menyalahkan diri sendiri secara berlebihan merupakan pertanda bahwa ada permusuhan dan peperangan antara harapan ideal dengan kenyataan diri sejati (real self). Akibatnya, akan timbul kelelahan mental dan rasa frustrasi yang dalam serta makin lemah dan negatif konsep dirinya.

Berpikir positif dan rasional
We are what we think. All that we are arises with our thoughts. With our thoughts, we make the world (The Buddha). Jadi, semua itu banyak tergantung pada cara kita memandang segala sesuatu, baik itu persoalan maupun terhadap seseorang. Jadi, kendalikan pikiran kita jika pikiran itu mulai menyesatkan jiwa dan raga.

KONSEP DIRI NEGATIF

Konsep-diri NEGATIF

Anda memiliki penilaian NEGATIF pada diri Anda sendiri. Anda tidak merasa cukup baik dengan apapun yang Anda miliki dan merasa tidak mampu mencapai suatu apapun yang berharga. Jika hal ini terus berlanjut, maka Anda akan menuntun diri Anda sendiri ke arah kelemahan emosional. Anda mungkin akan mengalami depresi atau kecemasan secara ajeg, kekecewaan emosional yang lebih parah dan kualitasnya mungkin mengarah ke keangkuhan dan ke keegoisan. Anda telah menciptakan suatu penghancuran-diri.

Salah satu contoh individu yang memiliki konsep diri negatif.

Adi adalah siswa salah satu sekolah unggulan di Jakarta yang mengikuti tes Minat dan Bakat di LPTUI. Selama ini prestasi Adi di sekolah hanya mendapat nilai maksimal 70, itu pun pada satu pelajaran saja yaitu komputer. Namun demikian, hasil tes Minat dan Bakat menunjukkan bahwa Adi memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Orangtua Adi sangat heran dan akhirnya menghubungi LPTUI untuk meminta waktu konseling dengan Psikolog.
Saat menemui Psikolog, ayah Adi menjelaskan dengan berapi-api bahwa Adi yang saat ini baru naik kelas 3 SMP tidak pernah terlihat belajar di rumah. Sehari-hari Adi hanya membaca komik dan menonton TV sehingga ayah Adi menjadi sangat cerewet pada anak bungsunya ini.
Kedua kakak Adi yang usianya terpaut cukup jauh dengan Adi. Yang satu sudah lulus sarjana dan yang satu lagi duduk di bangku kuliah di salah satu Fakultas Kedokteran sebuah universitas di Bandung. Ayah Adi ingin agar Adi juga memiliki prestasi seperti kakak-kakaknya.
Sementara itu, ibu Adi merasa sudah tidak bisa terus menerus mendampingi Adi belajar karena sudah lelah. Adi sendiri merasa kalau di rumah ia memang sudah tidak ingin belajar, karena sudah seharian belajar di sekolah mulai jam 7.15 sampai jam 15.00, dan masih dilanjutkan dengan les sehingga baru sampai di rumah pukul 8 malam. Sejak kelas 3 SMP, Adi sudah sangat jarang mengerjakan hobinya bermain bola karena sudah diarahkan untuk memusatkan perhatian pada Ujian Nasional di akhir tahun.
Orangtua Adi sangat cemas melihat perilaku belajar anak bungsunya itu. Mereka berharap Adi rajin dan tekun belajar mengingat ia akan menghadapi Ujian Nasional.
Apa yang terjadi dengan Adi? Kecerdasan umumnya diatas rata-rata, tapi mengapa prestasi sekolahnya tidak sesuai?

Kasus seperti Adi disebut Underachiever, yaitu orang-orang yang memilki potensi tinggi tetapi prestasi yang mereka tampilkan berada dibawah potensi yang dimiliki.

CIRI-CIRI UNDERACHIEVER

Biasanya orang-orang seperti ini memiliki ciri-ciri perilaku sosial emosional sebagai berikut,

  • Memiliki self esteem yang rendah, kurang merasa berharga untuk tampil diantara teman-teman atau keluarganya
  • Memiliki konsep diri yang tidak realistis, kadang merasa sebagai anak yang gagal atau tidak berguna
  • Menghindari komunikasi, menghindari risiko, tidak berdaya (menunggu diajak orang lain)
  • Pasif, taat hanya sekedarnya saja
  • Agresif, memberontak
  • Menolak perintah atau instruksi dari tokoh otoritas (orangtua, guru dan lain-lain)
  • Menyalahkan orang lain kalau ada masalah
  • Kurang konstruktif dalam kelompok
  • Tidak punya tokoh identifikasi, tidak punya teman dekat
  • Kurang fleksibel, sering ‘mentok’, kreativitas rendah
Bagaimana perilaku mereka di sekolah?

  • Bersikap negatif terhadap sekolah
  • Berkata kalau ia bosan belajar
  • Tugas-tugasnya tidak selesai
  • Tidak pernah puas dengan hasil kerjanya (perfeksionis)
  • Mudah terganggu konsentrasinya
  • Mempunyai masalah disiplin – berkeliling kelas, terlambat, mengganggu kelas
  • Menyalahkan guru atau teman kalau ada masalah
  • Prestasi akademiknya rendah
  • Tidak punyai target, ambisinya kurang
  • Berteman dengan siswa lain yang juga tidak puas

Perilaku-perilaku demikian tampak pada Adi, di sekolah ia kurang berani tampil meskipun ia memiliki kemampuan. Ia menjadi cenderung menyendiri dan tidak mau bergaul. Saat hari libur ia memilih diam di rumah, membaca komik atau bermain playstation. Perilaku ini juga cerminan dari sikap pasif agresif sebagai penolakan terhadap perintah-perintah belajar yang diberikan oleh ayahnya. Adi hanya akan beranjak dengan malas-malasan saat orangtua mengajaknya untuk mengikuti aktivitas di luar rumah. Saat ini ia tidak memiliki teman dekat walaupun orangtuanya sudah mendorong dan memberikan waktu untuk bermain atau bergabung dengan beberapa orang teman.
PENYEBAB DARI RUMAH

Ada beberapa penyebab yang berasal dari rumah yang bisa membuat mereka menjadi seperti itu, antara lain:

  • Situasi keluarga tidak stabil, misalnya si anak tahu bahwa ayahnya selingkuh sehingga hubungan kedua orangtuanya sudah tidak harmonis
  • Si anak merasa harus berkompetisi dengan saudara
  • Si anak kurang mendapat kesempatan pengayaan sosial dan edukasional
  • Si anak terlalu tergantung pada ibu, misalnya ibulah yang selalu membantu dan mengambil keputusan untuknya
  • Ayah terlalu dominan, kurang menghargai anak, sering memberi hukuman berat
  • Orangtua tidak realistis dalam menetapkan target dan memaksakan nilai-nilai tertentu terhadap anak-anaknya, misalnya anak merasa sudah belajar seharian tetap dianggap belum belajar kalau di rumah ia hanya membaca komik
  • Orangtua tidak pernah memberi penghargaan atas prestasi anak-anaknya sekecil apapun
  • Orangtua jarang berbagi ide, kepercayaan, kasih sayang dan kesepakatan dengan anak-anaknya
  • Orangtua terlalu memanjakan dan melindung anaknya sehingga tidak menumbuhkan rasa tanggung jawab pada diri anak-anak itu sendiri
  • Orangtua jarang memberi contoh positif, sehat dan teratur serta gaya hidup prestastif

PENYEBAB DARI LUAR RUMAH

Beberapa penyebab yang berasal dari luar rumah atau dari lingkungan sekolah antara lain:

  • Anak bersekolah di sekolah yang sangat tinggi standarnya, membuat kepercayaan diri anak menjadi turun karena ia jarang memiliki pengalaman berhasil.
  • Perlakuan guru juga dapat menjadi salah satu penyebab anak menjadi underachiever. Ada guru-guru yang cenderung memiliki ekspektasi tinggi, bertindak otoriter atau kurang memberi penghargaan bagi siswa. Ini dapat menjadi salah satu pemicu anak menjadi underachiever.
  • Salah pilih teman juga bisa menyebabkan seorang remaja menjadi underachiever. Pada usia remaja, teman menjadi segalanya bagi mereka, dan pada saat ini pula mereka sangat sulit menolak pengaruh dari teman. Daripada ditinggalkan teman, mereka lebih baik mengalahkan prestasi belajarnya.

APA YANG DAPAT DILAKUKAN ORANGTUA?

  1. Ciptakan gaya hidup sehat dengan membangun harmoni antara kondisi fisik, mental, dan emosional. Misalnya dengan memberi nutrisi yang baik, latihan atau olahraga, serta pengelolaan stres.
  2. Cari bantuan konseling untuk anak dan seluruh keluarga jika perlu. Jika seluruh keluarga ikut terlibat konseling, diharapkan perubahan dapat lebih cepat terjadi karena dukungan dari seluruh keluarga. Perubahan perilaku bukan hanya dari anak tetapi juga perubahan perlakuan anggota keluarga yang lain terhadap anak.
  3. Cari guru pembimbing untuk membantu anak mengatasi kelemahan dalam pelajaran-pelajaran tertentu.
  4. Komunikasikan harapan yang tinggi terhadap anak dengan rasa cinta, penuh pujian, kebanggaan dan respek.
  5. Adakan pertemuan keluarga untuk menetapkan target jangka pendek dan jangka panjang dan membuat aturan-aturannya, serta buatlah semacam “kontrak” (kesepakatan bersama).
  6. Jadikan keluarga sebagai sistem pendukung dan unit pemecahan masalah yang bermanfaat bagi anak, dipandu orangtua yang menjalankan peran pemimpin tapi berbasis cinta.
  7. Menekankan kerja keras sebagai kunci sukses, dengan usaha individual, motivasi dari dalam diri, komitmen dan kepercayaan diri sebagai resep keberhasilan.
  8. Rancang waktu-waktu beraktivitas di sekitar rumah selama 25 – 35 jam per minggu (misalnya membaca, melakukan hobi, olahraga, dan lain-lain) dan mengeksplorasi lingkungan bersama-sama sebagai sumber belajar.
  9. Cobalah untuk tertarik pada aktivitas anak di sekolah dan di rumah. Dorong anak untuk menceritakan aktivitas mereka.

10. Jangan membandingkan antar saudara, pandang setiap anak sebagai individu yang memiliki keunikan kualitas dan kemampuan.

  1. Bantu anak mengelola waktu dan menetapkan prioritas.
  2. Dorong anak untuk memiliki minat di luar sekolah. Ketika hasil belajarnya buruk, jangan cepat-cepat menuding kegiatan luar sekolah sebagai sumber masalah dan menghukum anak untuk tidak boleh lagi berkegiatan.
  3. Bantu anak mendapatkan mentor/pembimbing yang dapat menjadi model menyangkut suatu karier atau kualitas personal yang diinginkan. Misalnya, bukakan jalinan interaksi dengan paman yang bisa menjadi model peran, atau Anda sendiri yang berusaha untuk dapat menjadi model bagi anak.
  4. Batasi waktu menonton TV dengan membuat kesepakatan-kesepakatan yang realistis.
  5. Konsisten dan tenang menghadapi naik turunnya prestasi anak, fokuskan pada masalah, jangan bertindak emosional.


APA YANG DAPAT ORANGTUA LAKUKAN BEKERJASAMA DENGAN SEKOLAH?

Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orangtua untuk menjalin kerjasama dengan guru dalam mengatasi masalah anak underachiever:

  1. Berkonsultasi secara berkala dengan guru-guru untuk memonitor perkembangan prestasi anak.
  2. Terlibatlah dalam aktivitas sekolah, Anda akan bisa lebih mengerti apa yang diharapkan sekolah dari siswa-siswanya dan bagaimana mereka memperlakukan siswa.
  3. Pastikan bahwa guru anak Anda ikut menyadari adanya masalah underachievement ini dan akan melakukan usaha untuk mengarahkan anak Anda.
  4. Pastikan anak Anda bisa mengikuti kelas remedial atau konseling individual/kelompok jika diperlukan.
  5. Tanyakan pada pihak sekolah apakah ada cara belajar tertentu di sekolah yang mesti dikuasai anak ; dan jika ada, usaha apa yang dilakukan sekolah untuk mengajarkannya, dan apa dukungan yang bisa diberikan orangtua di rumah.
  6. Tanyakan pada pihak sekolah apa saja yang mereka lakukan agar kurikulumnya menantang, bermakna secara personal, dan rewarding untuk anak.

Kembangkan terus kerjasama dengan pihak sekolah yang disesuaikan dengan permasalahan spesifik anak. Kerjasama dengan sekolah merupakan suatu hal yang patut dan berharga untuk dibangun oleh orangtua dalam mengoptimalkan prestasi anak, baik secara akademik maupun non akademik sesuai dengan bakat dan minat anak.

Sementara itu jangan lupa untuk terus melakukan perbaikan internal di dalam rumah yang dapat lebih mendorong anak untuk mau berprestasi. Sesuaikan dengan kondisi perkembangan psikologis anak terutama remaja yang sedang berada dalam masa perubahan dari anak-anak menjadi dewasa. Komunikasikan usaha-usaha yang dilakukan orangtua dengan sekolah sehingga tidak ada salah satu pihak yang merasa disalahkan sebagai penyebab anak menjadi underachiever.
Bagi Anda, para orangtua, kenali secara dini gejala underachiever ini. Carilah informasi tentang minat dan bakat anak yang sesungguhnya untuk bisa mengetahui apakah prestasi sekolahnya sudah optimal.





contoh satuan layanan BK

28 04 2010

CONTOH SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SD

SATUAN PELAYANAN BIMBINGAN

  1. Topik /Pokok Bahasan             :Manajemen Waktu
  2. Bidang Bimbingan                                 :Pribadi Sosial
  3. Fungsi Layanan                         :

Pemahaman, Pengembangan.

  1. Kompetensi Dasar (Tujuan Umum)      : Siswa mampu mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari.
  2. Indikator                                  :
    • Siswa mampu memahami dan menjelaskan arti manajemen waktu
    • Siswa dapat menjelaskan pentingnya manajemen waktu
    • Siswa dapat menjelaskan cara memanajemen waktu
    • Siswa mengetahui manfaat manajeman waktu
  3. Sasaran Pelayanan                                : SD kelas V-Semester I
  4. Materi Bimbingan                                 :
    • Pengertian manajemen waktu
    • Pentingnya manajemen waktu
  • Cara memanajemen waktu
  • Manfaat manajemen waktu
  1. Metode                                                :Cerama singkat, permainan, Tanya jawab, penugasan/refleksi
  2. Alat                                                     : pasir, batu-batu kecil, gelas aqua.
  3. Sumber                                                :
  1. Kegiatan dan Langkah-Langkah            :
No Pembimbing waktu
1. Sapaan awal; Menyampaikan secara singkat materi pelayanan bimbingan 5 menit
2. Permainan 15 menit
3. Tanya jawab 4 menit
4. Penugasan/refleksi 10 menit
5. Penutup 1 menit
  1. Tempat Kegiatan                                  :Ruang kelas V
  2. Waktu (sem, tgl, jp)                              :semester II,… 35 menit.
  3. Penyelengara pelayanan                        :Imelda Irna

Mengetahui,                                                      Yogyakarta,   April 2010

Koordinator BK

Penyelenggara pelayanan

( Drs. Gendon Barus,)                                                          Imelda Irna

Handout

Manajemen waktu

Manajemen waktu adalah proses memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dengan menitikberatkan atas kemampuan diri sendiri untuk mampu merencanankan, mengatur, mengotrol waktu sehingga didapat hasil sesuai harapan.

Manajemen adalah mengatur, mengurus, melaksanakan, dan mengelola.

1.  Waktu adalah hidup

  • Secara lebih luas, waktu dapat diartikan sebagai hidup (time is life).
  • Artinya, bagi manusia, waktu sama saja dengan hidup.
  • Bicara tentang waktu, sama dengan bicara tentang hidup, yakni hidup yang masih bisa berbuat sesuatu, karena adanya waktu.
  • Manusia = “dia ada waktu”.
  1. Waktu sebagai kesempatan.
  • 1 hari 24 jam
  • 1 minggu 168 jam
  • Waktu kadang berlalu cepat, bila berhadapan dengan batas waktu.
  • Sebaliknya waktu kadang terasa begitu lama ketika kita mengerjakan pekerjaan yang membosankan.
  • Waktu berarti kesempatan, yang dapat kita isi secara sadar dan bertanggung jawab.

Pentingnya manjemen waktu

Membuat hidup kita lebih produktif atau banyak menghasilkan sesuatu.

Misalnya dalam belajar dengan memanajemen waktu belajar yang baik maka hasil belajarpun akan baik dan memuaskan.

Waktu adalah harta paling berharga milik Anda. Sekali waktu berlalu, waktu berlalu untuk selamanya. Tidak ada manusia yang bisa kembali ke masa lampau. Adalah sangat penting untuk mengelola waktu dengan sebaik mungkin yang kita mampu. Semakin baik kita mengelola waktu, maka semakin baik kehidupan kita. Sebaliknya, semakin buruk kita mengelola waktu, maka semakin buruk pula kehidupan kita.

Waktu adalah sesuatu yang amat penting bagi kehidupan manusia. Dalam kehidupan ini, setelah mengenal tiga dimensi, manusia mengenal dimensi waktu, yaitu suatu dimensi yang mengikat kehidupan setiap makhluk kemanapun dia beraktifitas.

Tips :

  1. Menggantungkan jadwal rutinitas bulanan di kamar mereka dan menginstruksikan mereka untuk mencoret hari yang telah mereka lalui.
  2. Memerintahkan anak-anak agar bersiap-siap untuk memulai hari dengan waktu sesingkat mungkin.
  3. Mengajarkan kepada mereka tentang manajemen waktu yang mampu membuat hidup mereka teratur. Anda harus mengajarkan mereka betapa pentingnya manajemen waktu, sehingga mereka akan mengetahui bahwa waktu berlalu dengan cepat sedangkan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan begitu banyak.
  4. Membuat jadwal pelajaran, baik untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR) atau belajar ketika ujian. Karena hal tersebut merupakan cara terpenting untuk mengorganisir waktu dalam kehidupan anak-anak.
  5. Ajarkan bahwa setiap kali umur anak-anak bertambah, maka tanggung jawabnya terhadap waktu pun bertambah.

“Komitmenlah dengan jadwal Anda semaksimal mungkin. Kendati demikian, jangan paksakan diri Anda secara ekstrim…”

PERMAINAN

Mengisi batu-batu kecil dan pasir kedalam gelas aqua.

CARA BERMAIN :
• masukan batu-batu kecil ke dalam gelas aqua sebanyak 2 buah
• kemudian diisi dengan pasir
• isi lagi dengan batu-batu kecil  kembali
• teruskan sampai gelas aqua terisi penuh tanpa ada pasir yang tersisa.

  • · Usahakan sebelumnya siswa melakukan sendiri tanpa diberitahu caranya oleh guru.
  • · Coba dengan cara lain, masukan pasir terlebih dahulu kemudian batu-batu kecil, apa yang terjadi? Butiran pasir tidak akan masuk semuanya dan aka nada sisa.
  • · Evaluasi permainan:
  • Gelas aqua adalah ibarat sejumlah waktu dalam sehari yaitu 24 jam, batu-batu kecil adalah kegiatan utama seperti; belajar, sekolah, les, bimbingan belajar. Pasir adalah kegiatan selingan seperti; main ps, main computer, kewarnet, buka internet, nonton TV. Apabila kita memasukan pasir terlebih dahulu maka gelas aqua akan terisi dengan jumlah pasir dan batu yang sedikit dan masih ada sisa tidak dapat diisi lagi karena sudah penuh. Tetapi apabila memasukan batu terlebih dahulu maka batu dan pasir yang telah disediakan sesuai dengan ukuran gelas aqua akan terisi sampai penuh tanpa ada yang tesisa atau yang tidak terisi.

Dengan demikian dalam kegiatan sehari-hari kita harus mengerjakan kegiatan yang utama terlebih dahulu kemudian diisi dengan kegiatan selingan sehingga kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik.

Tanya jawab

  1. Apakah selama ini anak-anak mengatur waktu dengan baik?
  2. Apakah anda membuat jadwal kegiatan sehari-hari?
  3. Jika anda membuat jadwal kegiatan sehari-hari dan dijalankan dengan baik, teratur sesuai jadwal yang telah dibuat?
  4. Bagaimana pengalaman anda ketika anda melakukan kegiatan sehari-hari secara tidak teratur?

LEMBAR KERJA SISWA

KEGIATANKU MINGGU DEPAN

KEGIATAN-KEGIATAN UTAMA:

  • Profil………………………………………………………….
  • ………………………………………………………….
  • ………………………………………………………….
  • ………………………………………………………….
  • ………………………………………………………….
SENIN

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

SELASA

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

RABU

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

KAMIS

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

JUMAT

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

SABTU

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

MINGGU

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………






artikel

28 04 2010

Kebiasaan

Posted on Desember 3rd, 2008 in Tips-tips by Fitri


Makna kebiasaan berasal dari kata biasa, yang mengandung arti pengulangan atau sering melakukan. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Parea (1987), bahwa kebiasaan itu terjadi melalui pengulangan. Sesuai dengan pernyataan tersebut, maka jika suatu perbuatan atau tingkah laku yang dilakukan seseorang secara berulang-ulang dalam hal yang sama, akan menjadi suatu kebiasaan. Sedangkan menurut Witherington (1982), kebiasaan merupakan suatu cara bertindak yang telah dikuasai yang bersifat tahan uji,seragam dan banyak sedikitnya otomatis. Kebiasaan biasanya terjadi tanpa disertai kesadaran pada pihak yang memiliki kebiasaan itu. Menurut Soejono (1988), kebiasaan diarikan sebagai perbuatan yang berlangsung secara mekanis, berhubungan telah berkali dan berupaya.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kebiasaan itu merupakan suatu cara bertindak yang telah dikuasai yang berlangsung secara otomatis mekanis yang terjadi secara berulang-ulang.

http://duniapsikologi.dagdigdug.com/2008/12/03/kebiasaan/

Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa

Posted on Februari 11th, 2010 in Psikologi Remaja by Fitri

Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, sebagai berikut:

a. Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik. Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.

b. Hadiah. Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.

c. Saingan atau kompetisi. Guru berusaha mengadakan persaingan atau kompetisi di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.

d. Pujian. Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun.

e. Hukuman. Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.

f. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar. Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik.

g. Membentuk kebiasaan belajar yang baik.
h. Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok.
i. Menggunakan metode yang bervariasi.
j. Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Berbagi

Empat Anugerah Manusia dalam Teori Behavioristik

Posted on Februari 8th, 2010 in Psikologi Kepribadian, Tips-tips by Fitri

Pada dasarnya manusia memiliki anugerah yang tak terkira harganya. Hanya saja kita sebagai manusia jarang mensyukuri anugerah tersebut. Dalam psikologi pun dikenal dengan anugerah yang diberikan kepada manusia. Aliran Psikologi Behavioristik meyakini empat anugerah unik manusia sehingga membuatnya berbeda dengan mahkluk yang lain. Empat anugerah manusia tersebut antara lain :

1. Self Awareness (kesadaran diri)
Kesadaran diri adalah kemampuan untuk mengambil jarak terhadap diri sendiri dan menelaah pemikiran, motif-motif, sejarah, naskah hidup, tindakan, maupun kebiasaan dan kecenderungan. Hal ini memungkinkan manusia untuk melepaskan kacamata diri. Kesadaran diri memungkinkan untuk melihat kacamata itu sendiri maupun melihat melaluinya. Ini memungkinkan manusia untuk menjadi sadar akan sejarah sosial dan psikis dari program-program yang ada dalam diri dan untuk memperluas celah antara rangsangan dan tanggapan.

2. Conscience (hati nurani)
Hati nurani menghubungkan manusia dengan kebijaksanaan jaman dan kebijaksanaan hati. Ini merupakan sistem pengarahan yang ada dalam jiwa manusia, yang memungkinkan manusia untuk memahami ketika manusia bertindak atau bahkan merenungkan sesuatu yang sejalan dengan prinsip. Ini juga memberi manusia pemahaman akan bakat-bakat khas dan misi manusia.

3. Independent Will (kebebasan kehendak)
Kehendak bebas adalah kemampuan manusia untuk bertindak. Ini memberi manusia kekuatan untuk mengatasi paradigma-paradigma diri, untuk berenang melawan arus, untuk menulis kembali naskah hidupnya, untuk bertindak atas dasar prinsip dan bukannya bereaksi atas dasar emosi dan lingkungan sekitar. Sementara pengaruh-pengaruh genetis dan lingkungan boleh jadi amat kuat, pengaruh-pengaruh itu tidak dapat mengendalikan manusia. manusia tidak menjadi korban. manusia bukan merupakan produk masa lalunya. Manusia merupakan produk dari pilihan pilihannya. Manusia dapat memberi tanggapan (response-able)—mampu memberi tanggapan, mampu memilih diseberang suasana hati dan kecondongan-kecondongannya. Manusia memiliki kekuatan kehendak untuk bertindak berdasarkan kesadaran diri, hati nurani, dan visi.

4. Creative Imagination (imajinasi kreatif)
Imajinasi kreatif adalah kemampuan untuk meneropong keadaan dimasa datang, untuk menciptakan sesuatu dibenak manusia, dan memecahkan soal secara sinergis. Ini adalah anugerah kemampuan yang memungkinkan manusia untuk melihat dari diri sendiri dan orang lain secara berbeda dan lebih baik daripada saat ini. Ini memungkinkan seseorang untuk menulis pernyataan misi pribadi, menetapkan tujuan, atau merencanakan suatu pertemuan. Ini juga membuat seseorang semakin mampu memvisualisasikan diri yang sedang menghayati pernyataah misi pribadi, bahkan dalam lingkungan yang paling menantang, dan untuk menerapkan prinsip-prinsip dalam berbagai situasi baru secara efektif.

Dengan mengembangkan dan menggunakan empat anugerah tersebut, manusia akan terberdayakan dan memiliki konsep diri yang kuat, sehingga mampu membuat pilihan sikap dan tindakan yang bijaksana atas situasi atau stimulus yang ia diterima. Sebaliknya, orang yang mengabaikan dan membiarkan empat anugerah yang ia miliki tidak berkembang, sehingga perilaku dan pilihan sikapnya tidak efektif, sehingga ia mudah untuk dikendalikan oleh lingkungan, tekanan sosial atau suasana hatinya.

———————
Seharian kemarin tidak mengoptimasi Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC sudah anjlok di halaman keempat google, padahal sebelumnya berada di urutan ke8 SERP dengan kata kunci tersebut. Gpp dech… yang penting nulis artikel psikologi n ngeblog jalan terus





28 04 2010

MANAJEMEN WAKTU

Manajemen adalah mengatur, mengurus, melaksanakan, dan mengelola.

Manajemen waktu adalah proses memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dengan menitikberatkan atas kemampuan diri sendiri untuk mampu merencanankan, mengatur, mengotrol waktu sehingga didapat hasil sesuai harapan.

1.  Waktu adalah hidup

  • Secara lebih luas, waktu dapat diartikan sebagai hidup (time is life).
  • Artinya, bagi manusia, waktu sama saja dengan hidup.
  • Bicara tentang waktu, sama dengan bicara tentang hidup, yakni hidup yang masih bisa berbuat sesuatu, karena adanya waktu.
  • Manusia = “dia ada waktu”
  1. Waktu sebagai kesempatan.
  • 1 hari 24 jam
  • 1 minggu 168 jam
  • Waktu kadang berlalu cepat, bila berhadapan dengan batas waktu.
  • Sebaliknya waktu kadang terasa begitu lama ketika kita mengerjakan pekerjaan yang membosankan.
  • Waktu berarti kesempatan, yang dapat kita isi secara sadar dan bertanggung jawab.

Pentingnya manjemen waktu

Membuat hidup kita lebih produktif atau banyak menghasilkan sesuatu.

Misalnya dalam belajar dengan memanajemen waktu belajar yang baik maka hasil belajarpun akan baik dan memuaskan.

Waktu adalah harta paling berharga milik Anda. Sekali waktu berlalu, waktu berlalu untuk selamanya. Tidak ada manusia yang bisa kembali ke masa lampau. Adalah sangat penting untuk mengelola waktu dengan sebaik mungkin yang kita mampu. Semakin baik kita mengelola waktu, maka semakin baik kehidupan kita. Sebaliknya, semakin buruk kita mengelola waktu, maka semakin buruk pula kehidupan kita.

Waktu adalah sesuatu yang amat penting bagi kehidupan manusia. Dalam kehidupan ini, setelah mengenal tiga dimensi, manusia mengenal dimensi waktu, yaitu suatu dimensi yang mengikat kehidupan setiap makhluk kemanapun dia beraktifitas.

Cara memanajemen waktu:

  • Mengutamakan kegiatan yang penting dan tidak mendesak. Misalnya membuat rencana dan mengerjakan pekerjaan rumah tepat pada waktunya.
  • Membuat jadwal mingguan:
    • Tentukan waktu kegiatan-kegiatan utama atau penting
    • Tentukan waktu untuk kegiatan-kegiatan utama atau penting itu
    • Tentukan waktu untuk kegiatan-kegiatan lainnya.

Tips :

  1. Menggantungkan jadwal rutinitas bulanan di kamar mereka dan menginstruksikan mereka untuk mencoret hari yang telah mereka lalui.
  2. Memerintahkan anak-anak agar bersiap-siap untuk memulai hari dengan waktu sesingkat mungkin.
  3. Mengajarkan kepada mereka tentang manajemen waktu yang mampu membuat hidup mereka teratur. Anda harus mengajarkan mereka betapa pentingnya manajemen waktu, sehingga mereka akan mengetahui bahwa waktu berlalu dengan cepat sedangkan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan begitu banyak.
  4. Membuat jadwal pelajaran, baik untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR) atau belajar ketika ujian. Karena hal tersebut merupakan cara terpenting untuk mengorganisir waktu dalam kehidupan anak-anak.
  5. Ajarkan bahwa setiap kali umur anak-anak bertambah, maka tanggung jawabnya terhadap waktu pun bertambah.

Manfaat menggunakan waktu dengan baik.

v      Menyiapkan masa depan

v      Mewariskan sesuatu kepada orang lain. Ada banyak orang sukses dalam hidupnya jika ditelusuri dengan baik, Nampak bahwa salah satu kunci keberhasilan mereka itu adalah kemampuan mereka menggunakan waktu dengan baik.

v      Manfaat praktis lainnya: dapat melakukan sesuatu lebih banyak karena mampu menentukan prioritas.

v      Mempunyai energy yang lebih karena energy yang kita keluarkan sesuai kebutuhan.

v      Manfaat paling utama: pengendalian diri, keseimbangan, dan prestasi tinggi.

“Komitmenlah dengan jadwal Anda semaksimal mungkin. Kendati demikian, jangan paksakan diri Anda secara ekstrim…”

PERMAINAN

Mengisi batu-batu kecil dan pasir kedalam gelas aqua.

CARA BERMAIN :
• masukan batu-batu kecil ke dalam gelas aqua sebanyak 2 buah
• kemudian diisi dengan pasir
• isi lagi dengan batu-batu kecil  kembali
• teruskan sampai gelas aqua terisi penuh tanpa ada pasir yang tersisa.

  • · Usahakan sebelumnya siswa melakukan sendiri tanpa diberitahu caranya oleh guru.
  • · Coba dengan cara lain, masukan pasir terlebih dahulu kemudian batu-batu kecil, apa yang terjadi? Butiran pasir tidak akan masuk semuanya dan aka nada sisa.
  • · Evaluasi permainan:
  • Gelas aqua adalah ibarat sejumlah waktu dalam sehari yaitu 24 jam, batu-batu kecil adalah kegiatan utama seperti; belajar, sekolah, les, bimbingan belajar. Pasir adalah kegiatan selingan seperti; main ps, main computer, kewarnet, buka internet, nonton TV. Apabila kita memasukan pasir terlebih dahulu maka gelas aqua akan terisi dengan jumlah pasir dan batu yang sedikit dan masih ada sisa tidak dapat diisi lagi karena sudah penuh. Tetapi apabila memasukan batu terlebih dahulu maka batu dan pasir yang telah disediakan sesuai dengan ukuran gelas aqua akan terisi sampai penuh tanpa ada yang tesisa atau yang tidak terisi.

Dengan demikian dalam kegiatan sehari-hari kita harus mengerjakan kegiatan yang utama terlebih dahulu kemudian diisi dengan kegiatan selingan sehingga kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik.